PELATIHAN SINGKAT BINA CINTA ALAM BAGI MAPALA/ORPALA TAHUN 2016

Komunitas Mapala/Orpala yang berasal dari Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin dan sekitarnya memiliki kegiatan rutin dengan memanfaatkan lokasi di Mandiangin. Kegiatan-kegiatan yang mereka lakukan antara lain mulai dari sekedar jalan-jalan menikmati berbagai potensi yang ada di Tahura Sultan Adam pengkaderan, sampai kegiatan yang mengarah kepada kepedulian terhadap kelestarian dan keasrian Tahura Sultan Adam. Tidak kurang dari 30 komunitas Mapala/Orpala memiliki kegiatan rutin ini. Komunitas ini menjadi suatu potensi besar yang dapat diberdayakan dalam pengelolaan Tahura Sultan Adam. Oleh karena itu perlu dilakukan pembinaan sehingga kehadiran mereka memberikan kontribusi yang nyata dan positif dalam pengelolaan Tahura Sultan Adam yang salah satunya terakomodir dalam Kegiatan Pelatihan Singkat Bina Cinta Alam Bagi Mapala/Orpala Tahun 2016 yang dilaksanakan pada 6 Desember 2016 di Gedung Pusat Informasi Tahura Sultan Adam Mandiangin.

Dalam pengelolaan Tahura Sultan Adam diperlukan peran serta aktif komunitas yang tergabung dalam komunitas Mapala/Orpala. Dalam pengarahannya Kepala Tahura Sultan Adam Ir. H. M. Supiani, MP mengharapkan agar komunitas Mapala/Orpala tidak hanya bisa berkunjung, memainkan gitar atau sekedar menikmati keindahan dan berbagai potensi yang ada di Tahura Sultan Adam. Lebih dari itu sudah semestinya mereka memberikan kontribusi nyata, apakah dalam bentuk dalam bentuk menanam dan memelihara tanaman, membantu memadamkan kebakaran, membantu perang sampah yang dari waktu ke waktu semakin banyak tidak seimbang dengan jumlah petugas kebersihan yang ada di Tahura Sultan Adam dan sebagainya.

Pada pelatihan singkat ini yang digelar selama 1 hari ini, yang dihadiri 30 orang peserta dari Mapala/Orpala yang berada di Banjarbaru, Martapura, Banjarmasin dan sekitarnya akan diberikan pembekalan singkat mengenai Tahura Sultan Adam dengan berbagai potensi dan permasalahan yang harus diselesaikann dalam rangka mempertahankan fungsi konservasi, mengenai bagaimana mengelola kawasan konservasi, mengenai bagaimana teknik pemadaman kebakaran yang nanti jika memungkinkan juga akan dilanjutkan dengan demonstrasi peralatan pemadaman. Secara khusus Nara Sumber nara sumber dari BKSDA Kalimantan Selatan (Wedkita Ariesta, S. Hut. MAP), Daops Manggala Agni Mandiangin (Zulkarnain, SST) dan dari UPTD Tahura Sultan Adam (Ir. H.M. Supiani, MP dan Alip Winarto, S. Hut., M. Si.)

Kepala Tahura Sultan Adam juga berharap bahwa acara seperti pelatihan ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahun, atau bahkan bisa diselenggarakan tiga atau empat kali dalam setahun. Disamping untuk menambah wawasan pengetahuan tentang upaya konservasi Tahura Sultan Adam, forum seperti ini juga dapat menjadi ajang silaturahmi, forum komunikasi, forum bertukar pikiran antar Mapala/Orpala untuk dapat merumuskan ide gagasan yang cerdas untuk mendukung pembangunan Tahura Sultan Adam dan tidak menutup memungkinkan untuk merealisasikan gagasan dan ide mulia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>