Tag Archives: HHBK

Tak Ada Kayu HHBK pun Bisa

Pengelolaan hutan berbasis KPH memberi harapan agar hutan dapat bermanfaat secara maximal pada 3 pilar utama : ekonomi, sosial dan lingkungan. Di beberapa tempat yang sempat saya kunjungi ada hal yang menarik untuk dapat kita simak tentang pengelolaan hutan dengan memungut hasil hutan ikutannya (HHBK), seperti KPHP Jogya.

KPHP Jogya dengan luasan yang minimal dapat menghasilkan atau menyumbangan kontribusi PAD maximal, setiap tahunnya KPHP Jogya dapat memberi masukan thp APBD sebesar Rp. 5 milyar cuma dengan mengelola hutan minyak kayu putih seluas 4.000 Ha, disamping itu manfaat lainnya berupa penyerapan tenaga kerja dan lingkungan juga terpenuhi krna dalam pemanenan minyak kayu putih tidak menebang pohonnya cukup dengan melakukan pemangkasan cabang pohon. Demikian juga dalam proses produksi minyak kayu putih tidak ada berdampak lingkungan yang berarti dalam arti zero wishe. Dengan penanaman investasi kurang lebih 10 M untuk pembangunan hutan minyak kayu putih dan pembangunan industrinya, dalam kurun waktu 4- 5 tahun BEP akan terpenuhi.